Tips perjalanan yang aman, nyaman dan murah - Teknologi Angkutan Darat, Laut dan Udara

Selasa, 09 Oktober 2012

Cobalah lakukan tips berikut ini jika ingin liburan anda berantakan, sebaliknya jika tidak jangan dilakukan jika anda ingin perjalanan liburan yang nyaman dan aman:

1. Melupakan passport maupun KTP
Lupa membawa passport saat akan bepergian ke luar negeri pastilah membuat anda tertahan di bandara. Untuk mengambilnya lagi pastilah butuh waktu, itu pun jika anda ingin beresiko ketinggalan pesawat. Saat berangkat bersama istri/suami mungkin saja anda saling mengandalkan bahwa pasangan anda yang membawa kartu identitas itu namun karena tidak saling recek bukan tidak mungkin anda berdua melupakannya. Cek-in di hotel, menyewa kendaraan di tempat tujuan, menyewa peralatan di tempat liburan tentunya membutuhkan identitas. Jadi, lupakan semua identitas anda jika ingin liburan anda kacau.

2. Percaya promosi yang berlebihan
Mungkin anda melihat promosi hotel yang super keren dan harga murah saat melihat web-sitenya. Namun bukan tidak mungkin anda akan tertipu karena tipuan kamera, editing foto, maupun sudut pengambilan gambar. Terkadang berdasarkan foto lokasi saja, bangunan disebelah yang mengganggu pemandangan, halaman belakang yang mungkin kuburan, kawat berduri, maupun papan peringatan dilarang berenang, awas ikan hiu/ubur-ubur beracun/bajak laut. Dan anda memesan hotel di tepi pantai seperti itu ?

3. Berpikir bahwa cuaca akan selalu menyenangkan
Di sini hanya ada musim kemarau dan musim hujan. Saat anda melihat foto menara eiffel yang gemerlap atau kincir angin di belanda, maupun mekarnya bunga sakura dengan lingkungan sekitarnya yang dipenuhi bunga-bunga yang indah, anda berpikir saat anda ke sana keadaan akan seperti di foto ? Belum tentu, pada musim dingin bunga-bunga tidak mekar dan seakan mati. Tubuh kita tidak sama dengan orang luar yang sudah terbiasa dengan udaranya, itupun mereka menggunakan jaket tebal.

4. Mabuk-mabukan
Mungkin jarang terjadi di negeri ini karena aturan yang cukup ketat. Namun terkadang ada juga calon penumpang pesawat yang sulit tidur saat akan perjalanan jauh sehingga berkumpul dengan teman-teman atau saudara dan minum-minum. Akibatnya, saat akan berangkat mereka mulai mabuk dengan mata merah. Tidak jarang mereka mulai mengganggu penumpang lain, cobalah anda lakukan itu pada petugas check-in, petugas keamanan bandara, maupun menggoda pramugari yang memang cantik. Hampir pasti liburan anda akan berantakan.

5. Penyelundupan narkoba
Saat berkunjung ke Thailand mungkin anda cukup mudah mendapatkan heroin atau mendapatkan ekstasi di Belanda, namun cobalah untuk membawa itu ke negeri ini atau Malaysia. Kedua negara sudah menerapkan aturan yang sangat berat mengenai hal ini sampai hukuman mati. Di Malaysia waktunya lebih cepat dari sejak ditangkap, diadili dan dieksekusi.

6. Waktu yang mepet
Anda berpikir bahwa masih banyak cukup waktu untuk berangkat ke bandara, ternyata tidak cukup dan anda terlambat. Saat akan berlibur lebih baik anda menunggu 5 jam di bandara daripada tidak jadi berangkat dan tiket hangus, belum lagi pesanan hotel yang mungkin sudah dibayar namun tidak dapat digunakan. Banyak yang mesti dipertimbangkan agar anda tidak terlambat, jalanan yang kadang macet parah, antrian masuk bandara, antrian di check-in counter, belum lagi resiko kendaraan rusak di jalan atau supir ditilang karena ngebut atau melanggar rambu lalu lintas. Jadi, santai saja berangkat ke airport jika ingin liburan anda kacau.

7. Candaan yang berlebihan tentang tas bawaan anda kepada staf bandara
Bercanda memang harus tahu batasnya, tahu audiencenya, tahu tempatnya. Bercanda dengan mengatakan bahwa anda membawa beberapa kilo bahan peledak, membawa ratusan binatang yang hampir punah/melata/menjijikkan seperti kodok dan ular, potongan tubuh hampir pasti membuat anda didakwa perbuatan tidak menyenangkan maupun pasal-pasal lain yang memberatkan anda. Kalaupun anda mengaku membawa barang terlarang lain maka perlu proses untuk membawanya. Airport daerah sensitif terutama berhubungan dengan keamanan, para staf sudah di training/briefing jika ada resiko kemungkinan teror dan prosedur yang harus dilakukan.

8. Tidak menghormati adat istiadat setempat
Mungkin anda melihat pakaian orang bule di pantai-pantai Bali atau pun kebiasaan minum bir di Amerika entah lewat TV atau media lain dan anda mencoba untuk menirunya. Cobalah lakukan itu di Aceh atau negara-negara Arab.

9. Tidak membeli asuransi perjalanan
Terkadang kita berpikir untuk berhemat saja dan lebih baik menggunakan biaya asuransi untuk membeli oleh-oleh saat pulang nanti. Resiko kehilangan tas berisi barang, uang, dompet bisa menyulitkan anda. Tapi bagaimana jika anda keseleo hingga harus mendapat perawatan medis setelah asik menuruni bukit, terpukul papan selancar, atau pun sedang apes jatuh dari atau terserempet motor / sepeda.

10. Tinggalkan anak-anak
Masih ingat film "Home Alone" bagaimana akhirnya liburan mereka batal. Tentu saja anda tidak ingin meninggalkan anak anda yang masih SD di rumah tanpa pengawasan orang tua. Bagaimana dengan remaja ? Walaupun sudah ada pernyataan bahwa mereka tidak akan berpesta, hal itu bisa pula diartikan bahwa mudah-mudahan liburannya cukup lama sehingga kami bisa bebas di rumah ataupun di tempat teman.