Bagaimana jika pilot tidur di pesawat ? (I) Tips perjalanan yang aman, nyaman dan murah - Teknologi Angkutan Darat, Laut dan Udara: Bagaimana jika pilot tidur di pesawat ? (I)

Rabu, 31 Oktober 2012

Bagaimana jika pilot tidur di pesawat ? (I)

Bolehkan pilot tidur di pesawat ? Bukankah jika pilot tidur di pesawat akan membahayakan penerbangan dan penumpang? Berbahayakah untuk terbang jika pilotnya ternyata ketiduran? Selama ini kan kokpit selalu tertutup bagaimana kita tahu apa yang sedang terjadi kokpit ? Pertanyaan itu mengemuka setelah 2 peristiwa yang terjadi beberapa waktu belakangan di Inggris.
Peristiwa pertama di mana pilot sedang ke toilet dan mencoba menghubungi copilot lewat radio agar bisa masuk ke kokpit namun tidak ada respon. Kapten pilot kemudian menggunakan kode untuk bisa masuk ke dalam kokpit. Ia menemukan kalau copilot tertidur di atas kontrol pesawat.
Pilot yang lain juga tidak bisa masuk ke kokpit dan harus menggunakan kode masuk dan menemukan kopilot tertidur pulas di kokpit bahkan ia harus menggoyang-goyangkan badan rekannya itu untuk membangunkannya.
Tahun sebelumnya pilot SAS yang menerbangi Copenhagen - Stockholm juga tertidur di kokpit saat rekannya keluar. Ia baru bangun setelah rekannya terus-menerus menyalakan bell pintu kokpit.
"I was extremely tired and had to fight to keep my eyes open," kata sang pilot yang saat itu melakukan penerbangan ke-4 pada hari tersebut.
Walaupun flight manager airlines tersebut berusaha menutupi kejadian semacam itu, "that it was unusual for the pilots to fall asleep on duty, but added that airline would not take any disciplinary action against the pilot" namun dalam kenyataannya hal tersebut biasa terjadi. Mungkin itu sebabnya dia tidak akan melakukan tindakan atas hal semacam itu.
Survey mengatakan 43% pilot tertidur dalam penerbangan dan sepertiga dari mereka saat bangun menemukan bahwa rekannya juga sedang tidur.
Bulan lalu sekelompok pilot menyatakan keprihatinannya atas proposal Uni Eropa agar pilot masih diperbolehkan landing setelah 22 jam terbangun. Rinciannya 11 jam terbang tambah waktu standby + perjalanan ke bandara.
Bahkan Asosiasi Pilot Inggris ( British Airline Pilots Association / BALPA) langsung menemui parlemen untuk melakukan dengar pendapat tentang hal ini. Sebelumnya European Aviation Safety Agency (EASA) ingin melakukan harmonisasi peraturan keselamatan udara di benua tersebut. Dalam proposalnya EASA mengijinkan pilot untuk terbang lebih jauh bahkan sampai California tanpa crew tambahan.
Namun menurut BALPA rencana tersebut tidaklah lebih aman daripada praktek yang selama ini terjadi di Inggris, perubahan pola menjadi shift dan pengurangan persyaratan jumlah crew dalam penerbangan jarak jauh dapat meningkatkan kemungkinan pilot tertidur di kokpit. Untungnya dalam revisi terbaru proposalnya, EASA sudah mempertimbangkan jam terbang maximal di Eropa juga hal-hal yang diperlukan agar airlines bertanggungjawab secara hukum berkenaan penanganan pilot yang kelelahan.
Seorang Kapten Pilot, Chesley "Sully" Sullenger yang terkenal dengan pendaratan di Sungai Hudson, mengakui jika ia tidak mungkin bisa melakukan pendaratan yang menakjubkan (The Miracle on the Hudson) seperti itu jika ia tidak cukup tidur. "Had we been tired, had we not gotten sufficient rest the night before," katanya, "we could not have performed at the same level."