CN-235 pesawat canggih ? Tips perjalanan yang aman, nyaman dan murah - Teknologi Angkutan Darat, Laut dan Udara: CN-235 pesawat canggih ?

Rabu, 29 Agustus 2012

CN-235 pesawat canggih ?


CN 235-military
Tidak bisa saya sembunyikan kekaguman terhadap desain interior CN-235 VIP Angkatan Udara Korea Selatan ini. Konon,belakangan setelah itu, saya memperoleh informasi bahwa desain dan perlengkapan VIP interior CN-235 tersebut adalah produk dari pesanan khusus Pemerintah Korea Selatan kepada pihak PTDI. Terus terang, sangat mewah untuk ukuran Indonesia dan yang istimewa adalah sangat bersih,termasuk lantainya. Yang sangat mengharukan saya adalah melihat bagaimana para awak pesawat bertugas di pesawat itu dengan penuh kebanggaan. Bertugas menerbangkan VIP dengan pesawat khusus buatan Bandung! (sumber : Industri Pesawat Terbang RI, mau kemana?)
Bangga dan haru membaca ulasan dan pengalaman pribadi dari Marsekal yang memiliki pemikiran dan analisa yang tajam ini.
Secara teknis, pesawat ini memang dirancang dengan kemampuan yang dapat dikatakan unik sesuai karakteristik lingkungan Indonesia. Sangat disayangkan pesawat yang memiliki berbagai kegunaan ini (bukan hanya mengangkut penumpang) ternyata kurang diperhatikan di negerinya sendiri.
Sementara cukup banyak negara lain menggunakan pesawat ini, baik sebagai pesawat maritim, surveillance maupun pesawat VIP (kepresidenan/kerajaan).
PT DI sebagai pembuat pesawat ini di Indonesia mengklaim bahwa pesawat CN235-200 adalah pesawat komuter dengan jarak sedang, dengan kemampuan mengangkut 35 sampai 42 penumpang. Teknologi yang digunakan juga tidak main-main, dan hanya membutuhkan landasan yang pendek untuk take-off dan landing. Selain itu CN-235 mampu take-off dan landing pada landasan yang tidak mulus cocok untuk bandara / rute perintis.

Untuk keperluan tertentu seperti angkutan cargo, proses bongkar-muat dapat dilakukan dengan menggunakan pintu belakang, sedangkan untuk keperluan lain konfigurasi pesawat ini bisa dilaksanakan dengan cepat.
Realibilitas yang tinggi, perawatan yang mudah, dan konsumsi bahan bakar yang ekonomis mungkin menjadi pertimbangan negara lain untuk menggunakan pesawat ini.
Lalu bagaimana perkembangan pesawat ini ke depan ? Kita saksikan saja.