LCC (Low Cost Carrier) sebuah konsep Tips perjalanan yang aman, nyaman dan murah - Teknologi Angkutan Darat, Laut dan Udara: LCC (Low Cost Carrier) sebuah konsep

Kamis, 18 Agustus 2011

LCC (Low Cost Carrier) sebuah konsep

LCC atau Low Cost Carrier atau secara harafiah angkutan berbiaya murah adalah sebuah konsep yang digunakan angkutan umum dalam hal ini adalah maskapai penerbangan untuk menekan biaya produksinya. Biaya di sini tidak hanya biaya operational namun juga biaya nonoperasional.
Istilah LCC seringkali dicampuradukkan dengan penerbangan bertiket murah. Hal ini sebenarnya kurang tepat karena LCC sebenarnya berbicara tentang biaya yang ditanggung maskapai, sementara tiket adalah biaya yang ditanggung konsumen penerbangan (flyer) untuk menikmati jasa yang diberikan maskapai.
Sejak era munculnya Lion Air, Adam Air, masuknya Air Asia ke Indonesia, penurunan harga tiket pesawat begitu signifikan. Beralihnya Mandala Airlines menjadi maskapai yang menawarkan tiket murah beberapa tahun lalu juga memanaskan persaingan antar airlines untuk berusaha memperoleh konsumen yang sebanyak-banyaknya.
LCC pada umumnya dicapai dengan efisiensi diberbagai bidang, seperti :
1. Biaya pegawai, hal ini termasuk jumlah pegawai dan take home paynya. Baik di ground maupun air-crew.
2. Penggunaan secondary airport (jika ada), khusus untuk Indonesia Airport Soekarno-Hatta (CGK) menyediakan terminal 3 untuk airline berbiaya murah.
3. Tidak adanya catering.
4. Tidak adanya komisi penjualan atau komisi penjualan yang sangat rendah bagi travel agent.
5. Struktur organisasi yang ramping untuk mengurangi biaya overhead.
6. Oursourcing tenaga kerja yang dianggap non-inti.
7. Satu model pesawat atau sejenis.
8. Pesawat yang lebih muda.
9. Outsourcing hampir semua lini, dengan negosiasi untuk mendapatkan inovasi dan menawarkan kontrak menyeluruh dalam jangka panjang untuk menurunkan biaya.
Ciri lain dari sebuah maskapai LCC adalah tingkat utilisasi pesawat yang lebih tinggi baik block hour maupun flight hour sehingga menurunkan biaya sewa pesawat perflight,
Dengan biaya yang lebih rendah itu maka maskapai mampu menawarkan harga yang lebih kompetitif bagi konsumennya tentu saja tanpa mengorbankan aspek keselamatan. Hal ni juga dapat memicu tingginya tingkat density atau load factor per-flight yang pada gilirannya juga meningkatkan operation revenue dari maskapai LCC tersebut.
Jadi walaupun tingkat kenyamanan anda berkurang, anda tidak perlu terlalu khawatir karena aspek keselamatan adalah harga mati bagi sebuah airlines.
Artikel berikutnya berjudul Lebih lanjut tentang LCC